θ = koefisien stabilitas untuk pengaruh P-Delta seperti yang ditentukan dalam 7.8.7

ρ = faktor redundansi struktur, (lihat 7.3.4.2)

ρs = rasio tulangan spiral untuk pracetak atau tiang prategang

λ = faktor pengaruh waktu

λmax = faktor modifikasi properti untuk perhitungan nilai maksimum dari properti isolator yang ditinjau, digunakan untuk memperhitungkan semua data variabilitas properti isolator seperti dijelaskan pada 12.2.8.4

λmin = faktor modifikasi properti untuk perhitungan nilai minimum dari properti isolator yang ditinjau, digunakan untuk memperhitungkan semua data variabilitas properti isolator seperti dijelaskan pada 12.2.8.4 λ(ae,max) = faktor modifikasi properti untuk perhitungan nilai maksimum dari properti isolator yang ditinjau, digunakan untuk memperhitungkan efek umur dan kondisi lingkungan dijelaskan pada 12.2.8.4 λ(ae,min) = faktor modifikasi properti untuk perhitungan nilai minimum dari properti isolator yang ditinjau, digunakan untuk memperhitungkan efek umur dan kondisi lingkungan seperti dijelaskan pada 12.2.8.4 λ(spec,max) = faktor modifikasi properti untuk perhitungan nilai maksimum dari properti isolator yang ditinjau, digunakan untuk memperhitungkan variasi properti rata-rata fabrikasi yang diizinkan dari kelompok isolator dengan ukuran yang sama seperti dijelaskan pada 12.2.8.4 λ(spec,min) = faktor modifikasi properti untuk perhitungan nilai minimum dari properti isolator yang ditinjau, digunakan untuk memperhitungkan variasi properti rata-rata fabrikasi yang diizinkan dari kelompok isolator dengan ukuran yang sama seperti dijelaskan pada 12.2.8.4 λ(test,max) = faktor modifikasi properti untuk perhitungan nilai maksimum dari properti isolator yang ditinjau, digunakan untuk memperhitungkan efek pemanasan, kecepatan pembebanan, dan uji gesek seperti dijelaskan pada 12.2.8.4 λ(test,max) = faktor modifikasi properti untuk perhitungan nilai minimum dari properti isolator yang ditinjau, digunakan untuk memperhitungkan efek pemanasan, kecepatan pembebanan, dan uji gesek seperti dijelaskan pada 12.2.8.4 ϕim = amplitudo lendutan tingkat ke i dari ragam getar struktur ke m dalam arah yang ditinjau, dinormalisasi terhadap satu kesatuan dengan lantai atap, 𝛽0 = 𝛽𝑓 + 𝛽 ( 𝑇 ̃ 𝑇 ) 𝑒𝑓𝑓 2 ≤ 0,20 (221) Keterangan: f = rasio redaman viskose efektif berkaitan dengan interaksi fondasi-tanah  = rasio redaman viskose efektif dari sistem struktur, diambil sebesar 5 % kecuali ditentukan dengan analisis ( 𝑇 ̃ 𝑇 ) 𝑒𝑓𝑓 = rasio perpanjangan periode efektif yang harus ditentukan berdasarkan Persamaan (222) Perpanjangan periode efektif yang ditentukan berdasarkan Persamaan (222) berikut: ( 𝑇 ̃ 𝑇 ) 𝑒𝑓𝑓 = {1 + 1 𝜇 [( 𝑇 ̃ 𝑇 ) 2 − 1]} 0,5 (222) Keterangan: 𝜇 = kebutuhan daktilitas yang diperkirakan. Untuk gaya lateral ekivalen atau prosedur analisis ragam respons spektra, 𝜇 adalah gaya geser dasar maksimum dibagi dengan kapasitas geser dasar elastik; secara praktis 𝜇 boleh diambil sebesar 𝑅⁄Ω0, dimana R dan Ω0 sesuai Tabel 12. Untuk prosedur analisis riwayat respons gempa, 𝜇 adalah perpindahan maksimum dibagi dengan perpindahan saat leleh dari struktur yang diukur pada titik tertinggi di atas permukaan tanah. Rasio redaman fondasi yang diakibatkan oleh redaman histeretik tanah dan redaman radiasi, f , diizinkan untuk ditentukan berdasarkan Persamaan (223) atau metode lain yang diizinkan. “Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 224 dari 236 𝛽𝑓 = [ ( 𝑇 ̃ 𝑇 ) 2 − 1 ( 𝑇 ̃ 𝑇 ) 2 ] 𝛽𝑠 + 𝛽𝑟𝑑 (223) Keterangan:  s = rasio redaman histeretik tanah yang ditentukan berdasarkan 14.3.5  rd = rasio redaman radiasi yang ditentukan berdasarkan 14.3.3 atau 14.3.4 Apabila terdapat suatu lokasi pada kedalaman melebihi B atau R dihitung dari dasar gedung dan terdiri atas lapisan yang relatif seragam dengan ketebalan Ds, berada di atas suatu lapisan yang sangat keras dengan kecepatan gelombang geser lebih dari dua kali dari kecepatan di lapisan permukaan dan 4𝐷𝑠 𝑣𝑠 ⁄ 𝑇 ̃ < 1, maka nilai redaman, s pada Persamaan (223) harus diganti dengan 𝛽𝑠 ′ sesuai Persamaan (224) berikut: 𝛽′𝑠 = ( 4𝐷𝑠 𝑣𝑠𝑇 ̃ ) 4 𝛽𝑠 (224) 14.3.3 Redaman radiasi untuk fondasi persegi Efek dari redaman radiasi untuk struktur dengan fondasi persegi harus diwakili oleh rasio redaman efektif dari sistem tanah-struktur,  rd, yang ditentukan berdasarkan Persamaan (225): 𝛽𝑟𝑑 = 1 ( 𝑇 ̃ 𝑇𝑦 ) 2 𝛽𝑦 + 1 ( 𝑇 ̃ 𝑇𝑥𝑥 ) 2 𝛽𝑥𝑥 (225) 𝑇𝑦 = 2𝜋√ 𝑀∗ 𝐾𝑦 (226) 𝑇𝑥𝑥 = 2𝜋√ 𝑀∗(ℎ∗)2 𝛼𝑥𝑥𝐾𝑥𝑥 (227) 𝐾𝑦 = 𝐺𝐵 2 − 𝑣 [6,8 ( 𝐿 𝐵 ) 0,65 + 0,8 ( 𝐿 𝐵 ) + 1,6] (228) 𝐾𝑥𝑥 = 𝐺𝐵3 1 − 𝑣 [3,2 ( 𝐿 𝐵 ) + 0,8] (229) 𝛽𝑦 = [ 4 ( 𝐿 𝐵 ) ( 𝐾𝑦 𝐺𝐵 ) ] [ 𝑎0 2 ] (230) 𝑎0 = 2𝜋𝐵 𝑇 ̃ 𝑣𝑠 (231) “Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 225 dari 236 𝛽𝑥𝑥 = [ 4𝜓 3 ( 𝐿 𝐵 ) 𝑎0 2 ( 𝐾𝑥𝑥 𝐺𝐵3) [(2,2 − 0,4 (𝐿/𝐵)3) + 𝑎0 2] ] [ 𝑎0 2𝛼𝑥𝑥 ] (232) 𝜓 = √ 2(1 − 𝑣) (1 − 2𝑣) ≤ 2,5 (233) 𝛼𝑥𝑥 = 1,0 − [ 𝑎0 2 (0,55 + 0,01√( 𝐿 𝐵 ) − 1) (2,4 − 0,4 ( 𝐿 𝐵 ) 3) + 𝑎0 2 ] (234) Keterangan: M* = massa modal efektif untuk ragam getar fundamental pada arah yang ditinjau h* = tinggi efektif struktur yang diambil sebagai jarak vertikal dari fondasi ke pusat massa dari ragam ragam pertama untuk struktur bertingkat. Secara praktis, diizinkan untuk mengambil kira-kira 70 % dari ketinggian struktur total untuk struktur bertingkat atau ketinggian total untuk struktur satu lantai. L = setengah dari dimensi terbesar dasar struktur B = setengah dari dimensi terkecil dasar struktur vs = kecepatan gelombang geser rata-rata sepanjang kedalaman B dari dasar struktur yang ditentukan menggunakan 𝜈𝑠𝑜 dan Tabel 39 atau studi spesifik situs vso = kecepatan gelombang geser rata-rata pada tingkat regangan kecil sepanjang kedalaman B di bawah dasar struktur. G = modulus geser efektif yang ditentukan dan diperkirakan berdasarkan 𝐺0 pada Tabel 40 G0 = 𝛾𝜈𝑠𝑜 2 /𝑔, modulus geser rata-rata untuk tanah di bawah fondasi pada tingkat regangan kecil  = berat jenis rata-rata tanah sepanjang kedalaman B di bawah dasar struktur v = angka Poisson; diizinkan mengambil sebesar 0,3 untuk tanah pasir dan 0,45 untuk tanah lempung “Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 226 dari 236 Tabel 40 – Rasio kecepatan gelombang geser efektif (vs/vso) Kelas situs Percepatan puncak efektif, 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓𝒂 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎, 𝟏 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎, 𝟒 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 ≥ 𝟎, 𝟖 A 1,00 1,00 1,00 1,00 B 1,00 1,00 0,97 0,95 C 1,00 0,97 0,87 0,77 D 1,00 0,95 0,71 0,32 E 1,00 0,77 0,22 𝑏 F 𝑏 𝑏 𝑏 𝑏 CATATAN 𝑎 Gunakan interpolasi linear untuk nilai SDS/2,5 diantara nilai SDS/2,5 pada tabel 𝑏 Harus dilakukan investigasi geoteknik spesifik situs dan analisis respons dinamik situs lebih lanjut Tabel 41 – Rasio modulus geser efektif (G/G0) Kelas situs Percepatan puncak efektif, 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓𝒂 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎, 𝟏 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎, 𝟒 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 ≥ 𝟎, 𝟖 A 1,00 1,00 1,00 1,00 B 1,00 1,00 0,95 0,9 C 1,00 0,95 0,75 0,60 D 1,00 0,90 0,50 0,10 E 1,00 0,60 0,05 𝑏 F 𝑏 𝑏 𝑏 𝑏 𝑎 Gunakan interpolasi linear untuk nilai SDS/2,5 diantara nilai SDS/2,5 pada tabel 𝑏 Harus dilakukan investigasi geoteknik spesifik situs dan analisis respons dinamik situs lebih lanjut 14.3.4 Redaman radiasi untuk fondasi lingkaran Efek dari redaman radiasi untuk struktur dengan fondasi lingkaran harus diwakili oleh rasio redaman efektif dari sistem tanah-struktur,  rd, yang ditentukan berdasarkan Persamaan (235): 𝛽𝑟𝑑 = 1 ( 𝑇 ̃ 𝑇𝑟 ) 2 𝛽𝑟 + 1 ( 𝑇 ̃ 𝑇𝑟𝑟 ) 2 𝛽𝑟𝑟 (235) 𝑇𝑟 = 2𝜋√ 𝑀∗ 𝐾𝑟 (236) 𝑇𝑟𝑟 = 2𝜋√ 𝑀∗(ℎ∗)2 𝛼𝑟𝑟𝐾𝑟𝑟 (237) 𝐾𝑟 = 8𝐺𝑟𝑓 2 − 𝑣 (238) “Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 227 dari 236 𝐾𝑟𝑟 = 8𝐺𝑟𝑓 3 3(1 − 𝑣) (239) 𝛽𝑟 = [ 𝜋 ( 𝐾𝑟 𝐺𝑟𝑓 ) ] [ 𝑎0 2 ] (240) 𝑎0 = [ 2𝜋𝑟𝑓 𝑇 ̃ 𝑣𝑠 ] (241) 𝛽𝑟𝑟 = [ ( 𝜋𝜓 4 ) 𝑎0 2 ( 𝐾𝑟𝑟 𝐺𝑟𝑓 3) [2 + 𝑎0 2] ] [ 𝑎0 2𝛼𝑟𝑟 ] (242) 𝜓 = √ 2(1 − 𝑣) (1 − 2𝑣) ≤ 2,5 (243) 𝛼𝑟𝑟 = 1,0 − [ 0,35𝑎0 2 1,0 + 𝑎0 2] (244) Keterangan: rf = jari-jari fondasi lingkaran 𝜈𝑠 = kecepatan gelombang geser rata-rata sepanjang kedalaman rf di bawah dasar struktur yang ditentukan menggunakan vso dan Tabel 39 atau studi spesifik situs vso = kecepatan gelombang geser rata-rata pada tingkat regangan kecil sepanjang kedalaman rf dibawah dasar struktur  = berat jenis rata-rata tanah sepanjang kedalaman rf di bawah dasar struktur 14.3.5 Redaman tanah Efek dari redaman histeretik tanah harus diwakili oleh rasio redaman histeretik tanah efektif,  s, ditentukan berdasarkan penyelidikan spesifik situs. Secara praktis, diizinkan untuk mengambil nilai s sesuai Tabel 41. Tabel 42 – Rasio redaman histeretik tanah,  s Kelas situs Percepatan puncak efektif, 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓𝒂 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎, 𝟏 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 = 𝟎, 𝟒 𝑺𝑫𝑺/𝟐, 𝟓 ≥ 𝟎, 𝟖 C 0,01 0,01 0,03 0,05 D 0,01 0,02 0,07 0,15 E 0,01 0,05 0,20 𝑏 F 𝑏 𝑏 𝑏 𝑏 CATATAN 𝑎 Gunakan interpolasi linear untuk nilai SDS/2,5 di antara nilai SDS/2,5 pada tabel 𝑏 Harus dilakukan investigasi geoteknik spesifik situs dan analisis respons dinamik situs lebih lanjut “Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 228 dari 236

[ Lanjut Ke 14.4 Efek interaksi tanah-struktur kinematik ... ]




Kembali ke Daftar Isi
Jelajah ke Daftar Gambar
Jelajah ke Daftar Tabel