7.4 Kombinasi dan pengaruh beban seismik
7.4.1 Ruang lingkup

Semua elemen struktur, termasuk yang bukan bagian sistem pemikul gaya seismik, harus didesain menggunakan pengaruh beban seismik dalam 7.4 (Red: ini) kecuali jika sebaliknya dibebaskan oleh tata cara ini. Pengaruh beban seismik adalah gaya-gaya elemen aksial, geser dan lentur yang dihasilkan dari penerapan gaya seismik horizontal dan vertikal seperti ditetapkan selanjutnya dalam 7.4.2. Jika disyaratkan secara spesifik, pengaruh beban seismik harus dimodifikasi untuk memperhitungkan kuat lebih sistem, seperti ditetapkan selanjutnya dalam 7.4.3.

7.4.2 Pengaruh beban seismik

Pengaruh beban seismik, E, harus ditentukan sesuai dengan berikut ini:

โ€œHak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkanโ€ SNI 1726:2019 ยฉ BSN 2019 65 dari 236

1. Untuk penggunaan dalam kombinasi beban 6 dalam 4.2.2 atau kombinasi beban 8 dan 9 dalam 4.2.3, harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (22) berikut: ๐ธ = ๐ธโ„Ž + ๐ธ๐‘ฃ (22)

2. Untuk penggunaan dalam kombinasi beban 7 dalam 4.2.2 atau kombinasi beban 10 dalam 4.2.3, E harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (23) berikut: ๐ธ = ๐ธโ„Ž โˆ’ ๐ธ๐‘ฃ (23)

Keterangan:
E = pengaruh beban seismik;
Eh = pengaruh beban seismik horizontal seperti didefinisikan dalam 7.4.2.1;
Ev = pengaruh beban seismik vertikal seperti didefinisikan dalam 7.4.2.2.

7.4.2.1 Pengaruh beban seismik horizontal

Pengaruh beban seismik horizontal, Eh, harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (24) sebagai berikut:

๐ธโ„Ž = ๐œŒ ๐‘„๐ธ (24)

Keterangan:
QE adalah pengaruh gaya seismik horizontal dari V atau Fp. Jika disyaratkan dalam 7.5.3 dan 7.5.4, pengaruh tersebut harus dihasilkan dari penerapan gaya horizontal secara serentak dalam dua arah tegak lurus satu sama lain; rho adalah faktor redundansi, seperti didefinisikan dalam 7.3.4.

7.4.2.2 Pengaruh beban seismik vertikal

Pengaruh beban seismik vertikal, Ev, harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (25) berikut: ๐ธ๐‘ฃ = 0,2 ๐‘†๐ท๐‘† ๐ท (25)

Keterangan:
SDS = parameter percepatan respons spektral desain pada periode pendek yang diperoleh dari 6.3
D = pengaruh beban mati.

PENGECUALIAN

1. Ketika pilihan untuk memperhitungkan efek gerak tanah vertikal dengan menggunakan persyaratan di 6.11 diwajibkan pada standar ini (lihat 10.1.4 dan 10.6.2), pengaruh beban seismik vertikal, Ev, harus ditentukan berdasarkan persamaan berikut: ๐ธ๐‘ฃ = 0,3 ๐‘†๐‘Ž๐‘ฃ ๐ท (26)

Keterangan:
Sav adalah percepatan respons spektral vertikal desain yang didapatkan dari 6.11.3,
D adalah efek beban mati

2. Pengaruh beban seismik vertikal, Ev, diizinkan untuk ditetapkan sama dengan nol untuk salah satu kondisi berikut ini:
1. Dalam Persamaan (22), (23), (26) dan (27) untuk struktur dengan kategori desain seismik B;
2. Dalam Persamaan (23) jika menentukan kebutuhan pada muka-kontak tanah-struktur di fondasi.


โ€œHak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkanโ€ SNI 1726:2019 ยฉ BSN 2019 66 dari 236

7.4.3 Pengaruh beban seismik termasuk faktor kuat lebih

Jika disyaratkan secara spesifik, kondisi yang mensyaratkan penerapan faktor kuat lebih harus ditentukan sesuai dengan berikut:
1. Untuk penggunaan dalam kombinasi beban 6 dalam 4.2.2 atau kombinasi beban 8 dan 9 dalam 4.2.3, E harus diambil sama dengan Emh seperti ditentukan sesuai dengan Persamaan (27) sebagai berikut:

๐ธ๐‘š = ๐ธ๐‘šโ„Ž + ๐ธ๐‘ฃ (27)

2. Untuk penggunaan dalam kombinasi beban 7 dalam 4.2.2 atau kombinasi beban 10 dalam 4.2.3, E harus diambil sama dengan Em seperti ditentukan sesuai dengan Persamaan (28) sebagai berikut:

๐ธ๐‘š = ๐ธ๐‘šโ„Ž โˆ’ ๐ธ๐‘ฃ (28)

Keterangan:
Em = pengaruh beban seismik termasuk faktor kuat lebih
Emh = pengaruh beban seismik horizontal termasuk kuat lebih struktur seperti didefinisikan dalam 7.4.3.1
Ev = pengaruh beban seismik vertikal seperti didefinisikan dalam 7.4.2.2

7.4.3.1 Pengaruh beban seismik horizontal dengan faktor kuat lebih

Pengaruh beban seismik horizontal dengan faktor kuat lebih, Emh, harus ditentukan sesuai dengan Persamaan (29) sebagai berikut:

๐ธ๐‘šโ„Ž = ๐›บ0 ๐‘„๐ธ (29)

Keterangan:
QE = pengaruh beban seismik horizontal dari V, Fpx, atau Fp seperti ditetapkan masing-masing dalam 7.8.1, 7.10 dan 9.2.1. Jika disyaratkan dalam 7.5.3 atau 7.5.4, pengaruh tersebut harus dihasilkan dari penerapan gaya horizontal secara serentak dalam dua arah tegak lurus satu sama lain;
๐›บ0 (OMEGA0) = faktor kuat lebih.

Nilai Emh tidak perlu melebihi Ecl, dimana Ecl adalah efek gaya seismik horizontal yang dibatasi oleh nilai kapasitasnya seperti yang didefinisikan pada 3.58.

7.4.3.2 Efek gaya seismik lateral yang dibatasi oleh nilai kapasitas

Apabila desain berdasarkan batasan kapasitas (capacity-limited design) disyaratkan oleh dokumen referensi material, efek gaya seismik, termasuk kuat lebih, harus dihitung menggunakan efek gaya seismik lateral yang dibatasi nilai kapasitasnya, Ecl, sebagai pengganti Emh dalam kombinasi pembebanan di 4.2.2. dan 4.2.3.

7.4.4 Gaya ke atas minimum untuk kantilever horizontal untuk kategori desain seismik D sampai F

Dalam struktur yang didesain untuk kategori desain seismik D, E, atau F, elemen struktur kantilever horizontal harus didesain untuk gaya ke atas bersih minimum sebesar 0,2 kali beban mati sebagai tambahan untuk kombinasi beban yang sesuai 7.4.

[ Lanjut Ke 7.5 Arah pembebanan ... ]





Kembali ke Daftar Isi
Jelajah ke Daftar Gambar
Jelajah ke Daftar Tabel