11.2 Gerakan tanah dasar

11.2.1 Target respons spektra

Target respons spektra MCER dengan redaman 5 %, harus dikembangkan dengan menggunakan prosedur pada 11.2.1.1 atau 11.2.1.2. Dalam pengembangan ini, diizinkan untuk mempertimbangkan pengaruh base slab averaging dan penanaman fondasi sesuai dengan Pasal 14. Apabila efek guncangan gempa vertikal disertakan dalam analisis, target spektrum MCER dalam arah vertikal juga harus dibuat.

11.2.1.1 Metode 1
Respons spektra tunggal harus dikembangkan berdasarkan persyaratan 6.8 atau 6.9.

11.2.1.2 Metode 2
Dua atau lebih target respons spektra spesifik situs harus dikembangkan. Bila metode ini digunakan, sebagai tambahan persyaratan lain di Pasal 11 persyaratan berikut harus dipenuhi:

1. Dua atau lebih periode harus dipilih, sesuai dengan periode getar yang secara signifikan berkontribusi terhadap respons dinamik inelastik bangunan dalam dua arah ortogonal. Dalam pemilihan periode, perpanjangan periode elastik model harus dipertimbangkan.

2. Untuk setiap periode yang dipilih, target respons spektra harus dibuat yang sesuai atau melebihi nilai MCER pada periode tersebut. Saat mengembangkan target spektra (1) deagregasi spesifik situs harus dilakukan untuk mengidentifikasi kejadian gempa yang berkontribusi paling besar pada gerakan tanah dasar MCER pada periode yang dipilih dan (2) target spektra harus dikembangkan untuk menggambarkan satu atau lebih bentuk spektral untuk kombinasi nilai magnitudo dan jarak dominan yang ditunjukkan oleh hasil deagregasi.

3. Selubung (envelop) dari target spektra tidak boleh kurang dari 75 % dari nilai spektral yang dihitung dengan menggunakan Metode 1 pada 11.2.1.1, untuk semua periode dalam rentang yang ditentukan dalam 11.2.3.1.

4. Untuk setiap target respons spektra, rangkaian rekaman gerakan tanah untuk analisis riwayat waktu respons harus dikembangkan dan digunakan sesuai dengan 11.2.3 sampai


“Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 166 dari 236


11.2.4. Persyaratan kriteria penerimaan pada 11.4 harus dievaluasi secara independen untuk serangkaian gerakan tanah.

Variasi pada prosedur yang dijelaskan dalam metode ini diizinkan untuk digunakan bila disetujui saat kajian desain.

11.2.2 Pemilihan gerakan tanah dasar

Serangkaian gerakan tanah yang tidak kurang dari 11 pasang harus dipilih untuk setiap target spektra. Gerakan tanah dasar harus terdiri dari sepasang komponen gerak tanah horizontal dalam arah yang saling tegak lurus dan, bila efek gempa vertikal diperhitungkan, satu komponen gerak tanah vertikal. Gerakan tanah dasar harus dipilih dari kejadian dalam rezim tektonik umum yang sama serta memiliki nilai magnitudo dan jarak sesar/patahan yang konsisten karena hal-hal tersebut mengendalikan target respons spektra dan harus memiliki bentuk spektral yang serupa dengan target spektra. Untuk lokasi near-fault, seperti yang didefinisikan dalam Pasal 6 dan tempat-tempat lain dimana guncangan MCER dapat menunjukkan sifat directionality dan impulsif, proporsi gerakan dasar dengan efek near-fault dan rupture directivity harus mewakili probabilitas bahwa guncangan MCER akan menunjukkan hal-hal tersebut. Bila jumlah gerakan tanah dasar terekam yang disyaratkan tidak tersedia, maka diperbolehkan untuk melengkapi rekaman yang ada dengan simulasi gerakan tanah. Simulasi gerakan tanah dasar harus konsisten dengan nilai magnitudo, karakteristik sumber, jarak kegagalan, dan kondisi lokasi yang mengendalikan target spektra.

11.2.3 Modifikasi gerakan tanah dasar
Gerakan tanah dasar harus diskalakan amplitudonya (amplitude-scaled) sesuai dengan persyaratan pada 11.2.3.2 atau dicocokkan secara spektral (spectral matching) sesuai dengan persyaratan pada 11.2.3.3. Pencocokan spektral tidak boleh digunakan untuk lokasi near-fault kecuali karakteristik denyut gerakan tanah dasar dipertahankan setelah proses pencocokan selesai dilakukan.

11.2.3.1 Rentang periode untuk penskalaan atau pencocokan
Rentang periode harus ditentukan, sesuai dengan periode getaran yang secara signifikan berkontribusi terhadap respons dinamik lateral bangunan. Rentang periode ini harus memiliki batas atas yang lebih besar dari atau sama dengan dua kali periode ragam-pertama terbesar pada arah-arah utama dalam arah horizontal, kecuali jika nilai yang lebih rendah, tidak kurang dari 1,5 kali periode ragam pertama terbesar, dibenarkan oleh analisis dinamik dengan menggunakan gerakan tanah dasar MCER. Periode batas bawah harus ditetapkan sedemikian rupa sehingga rentang periode mencakup setidaknya jumlah ragam elastik yang diperlukan untuk mencapai partisipasi massa 90 % di setiap arah horizontal utama. Periode batas bawah tidak boleh melebihi 20 % dari periode ragam-pertama terkecil untuk dua arah respon horizontal utama. Apabila respon vertikal dipertimbangkan dalam analisis, periode batas bawah yang digunakan untuk modifikasi komponen vertikal dari gerakan tanah dasar tidak boleh dianggap kurang dari 0,1 detik, atau periode terendah dimana partisipasi massa vertikal signifikan terjadi.

11.2.3.2 Penskalaan amplitudo
Untuk setiap pasang gerak horizontal, spektrum arah-maksimum harus dibentuk dari dua komponen gerak horizontal. Setiap gerakan tanah harus diskalakan, dengan faktor skala yang sama yang diterapkan pada kedua komponen horizontal, sehingga rata-rata spektrum arah maksimum dari semua gerakan dasar umumnya sesuai atau melebihi target respons spektra pada rentang waktu yang ditentukan dalam 11.2.3.1. Rata-rata spektra arah-maksimum dari semua gerakan tanah dasar tidak boleh berada di bawah 90 % target respons spektra untuk


“Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 167 dari 236


seluruh periode dalam rentang periode yang sama. Bila respon vertikal dipertimbangkan dalam analisis, maka komponen vertikal setiap gerakan tanah harus diskalakan sedemikian rupa sehingga rata-rata respons spektra vertikal menyelubungi target respon spektra vertikal selama rentang waktu yang ditentukan dalam 11.2.3.1.

11.2.3.3 Pencocokan spektral
Setiap pasang gerakan tanah dasar harus dimodifikasi sedemikian rupa sehingga rata-rata spektra arah maksimum untuk pasangan gerak tanah bernilai sama atau melebihi 110 % target spektra pada rentang waktu yang ditentukan dalam 11.2.3.1. Bila respons vertikal dipertimbangkan dalam analisis, komponen vertikal setiap gerakan tanah dasar harus disesuaikan secara spektral dengan target respons spektra vertikal, sehingga rata-rata spektra yang disesuaikan tidak berada di bawah target respons spektra vertikal pada rentang penskalaan pada 11.2.3.1.

11.2.4 Penerapan gerakan tanah dasar ke model struktural
Gerakan tanah dasar harus diterapkan untuk mendukung pemodelan struktur. Untuk lokasi near-fault, seperti yang didefinisikan pada 11.4.1, setiap pasang komponen gerak horizontal harus diputar ke arah sejajar patahan dan tegak lurus patahan yang terkait dan diterapkan pada bangunan sesuai orientasi tersebut. Di semua lokasi yang lain, setiap pasang komponen gerak horizontal harus diterapkan pada bangunan pada orientasi ortogonal sehingga nilai ratarata dari komponen respons spektra untuk rekaman gerak tanah yang diterapkan di setiap arah tidak berbeda lebih dari ±10 % dari rata-rata komponen respons spektra dari semua rekaman gerak tanah yang diterapkan untuk rentang waktu yang ditentukan dalam 11.2.3.1.

[ Lanjut Ke 11.3 Pemodelan dan analisis ... ]




Kembali ke Daftar Isi
Jelajah ke Daftar Gambar
Jelajah ke Daftar Tabel