11. Analisis riwayat waktu respons nonlinier


11.1 Persyaratan umum

11.1.1 Ruang lingkup Analisis riwayat waktu respons nonlinier dapat digunakan sesuai dengan persyaratan yang ada di pasal ini untuk menunjukkan kekuatan, kekakuan, dan daktilitas dalam menahan guncangan gempa maksimum (MCER) dengan kinerja yang dapat diterima. Ketika analisis


“Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 164 dari 236


riwayat respons nonlinier dilakukan, desain harus memenuhi persyaratan 11.1.2. Analisis riwayat respons nonlinier harus mencakup efek gerakan horizontal, dan bila diperlukan pada 11.1.3 untuk gerakan vertikal. Dokumentasi desain dan analisis harus disiapkan sesuai dengan 11.1.4. Riwayat percepatan gerakan tanah dasar harus dipilih dan dimodifikasi sesuai dengan prosedur pada 11.2. Struktur harus dimodelkan dan dianalisis sesuai dengan kriteria di 11.3. Hasil analisis harus memenuhi kriteria penerimaan 11.4. Kajian desain struktur independen harus dilakukan sesuai dengan persyaratan 11.5.

11.1.2 Analisis linier Sebagai tambahan dari analisis riwayat respons nonlinier, analisis linier yang sesuai dengan salah satu prosedur yang berlaku pada Pasal 7 juga harus dilakukan. Desain struktur harus memenuhi semua kriteria yang berlaku pada Pasal 7 . Jika interaksi tanah-struktur yang digunakan dalam analisis nonlinier sesuai dengan Pasal 14 , maka diperbolehkan untuk menggunakan spektral tersesuaikan (spectrally matched) yang berkaitan dalam analisis linier.

PENGECUALIAN:

1. Untuk struktur kategori risiko I, II, dan III, 7.12.1 dan 7.12.5 tidak berlaku untuk analisis linier. Apabila rata-rata simpangan yang dihitung dari analisis nonlinier melebihi 150 % dari tingkat simpangan yang diizinkan pada 7.12.1, komponen deformasi nonstruktural yang sensitif harus didesain untuk 2/3 dari rata-rata simpangan ini.

2. Faktor kuat lebih, Ω0, diizinkan diambil sebesar 1,0 untuk efek beban seismik dari 7.4.3

3. Faktor redundansi, ρ (=rho), diizinkan diambil sebesar 1,0.

4. Bila torsi tak terduga secara eksplisit dimodelkan dalam analisis nonlinier, maka diperbolehkan untuk mengambil nilai Ax sebagai satu kesatuan dalam analisis Pasal 7 .

11.1.3 Analisis respons vertikal

Analisis riwayat respons nonlinier secara eksplisit harus menyertakan efek respons vertikal jika terdapat hal-hal berikut:

1. Diskontinuitas elemen vertikal dari sistem gaya yang menahan gravitasi.

2. Untuk struktur nonbangunan, apabila pada Pasal 10 mensyaratkan pertimbangan dari efek gempa vertikal.

11.1.4 Dokumentasi

Sebelum melakukan analisis nonlinier, kriteria desain spesifik proyek harus disetujui oleh pengkaji desain struktur independen dan pihak berwenang. Kriteria khusus proyek harus mengidentifikasikan hal-hal berikut:

1. Sistem pemikul gaya seismik dan gravitasi yang dipilih, serta prosedur yang digunakan dalam desain struktur terkait.

2. Parameter geoteknik termasuk karakteristik tanah, tipe fondasi yang direkomendasikan, parameter-parameter perencanaan, evaluasi bahaya seismik, spektrum target, serta pemilihan dan penskalaan riwayat percepatan.

3. Beban desain, termasuk beban gravitasi dan lingkungan.

4. Pendekatan dan asumsi pemodelan analitis, termasuk perangkat lunak yang akan digunakan, definisi massa, identifikasi perilaku elemen yang dikontrol gaya dan dikontrol deformasi, deskripsi tentang aksi komponen mana yang dimodelkan secara elastik dan inelastik, sifat material yang diperkirakan, dasar pemodelan histeretik komponen, asumsi kekakuan awal komponen, asumsi kekakuan sambungan, pemodelan diafragma, redaman, dan prosedur pemodelan interaksi fondasi-tanah.

5. Ringkasan data uji laboratorium dan data terkait lainnya yang digunakan untuk justifikasi pemodelan histeretik komponen atau digunakan untuk menjustifikasi kinerja struktur yang dapat diterima.


“Hak cipta Badan Standardisasi Nasional, copy standar ini dibuat untuk Sub KT 91-01-S4 Bahan, Sain, Struktur & Konstruksi Bangunan, dan tidak untuk dikomersialkan” SNI 1726:2019 © BSN 2019 165 dari 236


6. Nilai-nilai kriteria penerimaan yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja elemen sistem pemikul gaya seismik. Dokumentasi terkait juga harus mencakup identifikasi ragam kegagalan komponen yang mengindikasikan keruntuhan.

7. Kriteria yang digunakan untuk menunjukkan kompatibilitas deformasi komponen yang dapat diterima dari sistem pemikul gaya gravitasi, bila simpangan antar tingkat melebihi dari 150% terhadap nilai yang diizinkan pada 7.12.

Setelah fase analisis selesai, dokumentasi berikut harus disiapkan dan dipresentasikan kepada pengkaji desain struktur independen dan pihak berwenang:

1. Laporan akhir geoteknik, termasuk kekuatan geser, kekakuan, dan karakteristik redaman tanah; tipe dan parameter desain fondasi yang direkomendasikan; dan evaluasi bahaya seismik, termasuk spektrum target dan pemilihan dan penskalaan gerakan tanah seismik.

2. Perilaku dinamik keseluruhan bangunan, termasuk frekuensi alami, ragam getar, dan partisipasi massa ragam.

3. Parameter penting yang merupakan hasil analisis respons struktur dan perbandingannya terhadap kriteria penerimaan pada 11.4.

4. Pendetailan elemen-elemen kritis.




[ Lanjut Ke 11.2 Gerakan tanah dasar .. ]




Kembali ke Daftar Isi
Jelajah ke Daftar Gambar
Jelajah ke Daftar Tabel